Cek Merek Dagang: Cara Mengetahui Merek Sudah Terdaftar atau Belum

Sudah menemukan nama merek yang cocok untuk bisnis? Jangan langsung mencetak kemasan, membuat papan toko, atau menghabiskan anggaran untuk promosi. Langkah penting yang sering terlewat justru cek merek dagang terlebih dahulu.

Penelusuran awal membantu Anda mengetahui apakah nama yang ingin digunakan sudah memiliki pendaftaran atau permohonan merek yang relevan. Selain itu, Anda juga dapat menemukan merek yang memiliki kemiripan dan berpotensi menimbulkan masalah ketika mengajukan pendaftaran.

Bagi pelaku usaha, pengecekan ini bukan sekadar mencari nama yang sama persis. Anda perlu melihat nama, unsur dominan, kelas barang atau jasa, serta kemungkinan adanya persamaan pada pokoknya. Dengan begitu, keputusan untuk menggunakan dan mendaftarkan suatu merek menjadi lebih terukur.

Mengapa Perlu Cek Merek Dagang Sebelum Mendaftar?

Merek merupakan bagian penting dari identitas bisnis. Ketika sebuah nama sudah digunakan dalam kemasan, marketplace, media sosial, dan berbagai materi promosi, menggantinya tentu membutuhkan waktu dan sumber daya.

Lebih dari itu, UU Nomor 20 Tahun 2016 mengatur bahwa permohonan merek dapat ditolak apabila mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek tertentu yang lebih dahulu terdaftar atau diajukan sesuai ketentuan.

Karena itu, pengecekan sebaiknya dilakukan sebelum bisnis membangun branding secara luas.

Cek nama yang sama saja tidak cukup

Kesalahan umum dalam penelusuran adalah hanya mengetik nama secara persis. Padahal, persamaan pada pokoknya dapat berkaitan dengan unsur dominan, bentuk, penempatan, penulisan, kombinasi unsur, maupun bunyi ucapan.

Jadi, jika nama yang Anda cari tidak muncul secara identik, bukan berarti otomatis aman untuk didaftarkan.

Anda perlu memperluas penelusuran terhadap variasi nama dan merek yang memiliki kemiripan secara keseluruhan.

Cara Cek Merek Dagang Secara Online

DJKI menyediakan sarana pencarian kekayaan intelektual yang dapat digunakan untuk melakukan penelusuran awal. Salah satu kanal yang dapat dimanfaatkan adalah database merek pada IP Marketplace DJKI.

Berikut langkah yang dapat Anda lakukan.

1. Tentukan nama merek yang akan dicari

Siapkan nama yang ingin Anda gunakan. Jika merek terdiri dari beberapa kata, catat juga bagian yang menurut Anda paling dominan.

Misalnya, sebuah merek terdiri dari nama utama dan kata tambahan. Jangan hanya mencari seluruh rangkaian kata tersebut. Coba telusuri pula nama utamanya.

Langkah ini membantu menemukan hasil yang mungkin tidak muncul ketika Anda hanya menggunakan pencarian dengan frasa lengkap.

2. Masukkan nama pada database merek

Gunakan fasilitas pencarian merek yang tersedia. Masukkan nama yang ingin diperiksa, kemudian amati hasil yang muncul.

Perhatikan informasi seperti:

  • Nama merek.
  • Nomor pendaftaran atau nomor permohonan.
  • Pemilik merek.
  • Kelas merek.
  • Jenis atau keterangan barang dan jasa.
  • Status yang ditampilkan dalam sistem.

Jangan langsung menyimpulkan bahwa sebuah nama aman hanya karena hasil pertama terlihat berbeda.

3. Periksa kelas barang atau jasa

Kelas menjadi bagian penting dalam penelusuran merek. Perlindungan merek berkaitan dengan barang dan/atau jasa yang tercantum dalam pendaftarannya.

Karena itu, setelah menemukan nama yang mirip, lihat kelasnya dan bandingkan dengan kegiatan bisnis Anda.

Misalnya, bisnis Anda bergerak di bidang makanan. Temuan pada kelas yang sama atau kegiatan yang berkaitan tentu membutuhkan perhatian lebih besar dibandingkan nama yang digunakan untuk bidang yang sama sekali berbeda.

Namun, perbedaan kelas juga tidak selalu membuat suatu merek otomatis aman. Merek terkenal dapat memperoleh perlindungan terhadap penggunaan tertentu pada barang atau jasa tidak sejenis sesuai persyaratan hukum.

4. Periksa kemiripan secara menyeluruh

Jangan hanya membandingkan ejaan. Perhatikan pula:

  • Bunyi ketika nama diucapkan.
  • Susunan kata.
  • Unsur dominan.
  • Konsep atau kesan yang ditimbulkan.
  • Logo atau elemen visual.
  • Kombinasi kata dan gambar.

DJKI menjelaskan bahwa persamaan pada pokoknya dapat muncul karena unsur dominan yang menimbulkan kesan persamaan, termasuk dari bentuk, penulisan, penempatan, kombinasi unsur, atau bunyi ucapan.

Karena itu, pencarian nama harus dilakukan dengan sudut pandang yang lebih luas.

Bagaimana Menilai Hasil Cek Merek?

Menemukan hasil pencarian bukan berarti Anda harus langsung membatalkan nama tersebut. Sebaliknya, hasil tersebut perlu dianalisis berdasarkan kondisi masing-masing.

Jika tidak menemukan nama yang sama

Ini merupakan sinyal awal yang baik, tetapi bukan jaminan bahwa merek dapat didaftarkan.

Tetap lakukan pencarian dengan variasi kata, ejaan, bunyi, dan unsur visual. Setelah itu, periksa kelas barang atau jasa yang relevan.

Merek juga harus memenuhi persyaratan substantif lainnya. UU Merek mengatur beberapa alasan mengapa suatu tanda tidak dapat didaftarkan, termasuk tidak memiliki daya pembeda atau hanya menyebut barang dan/atau jasa yang dimohonkan.

Jika menemukan nama yang sama

Jangan langsung menggunakan atau mengajukan nama tersebut.

Periksa siapa pemiliknya, statusnya, kelasnya, serta barang atau jasa yang tercantum. Jika berada pada ruang lingkup yang sama atau memiliki kemiripan yang relevan, Anda perlu mempertimbangkan nama alternatif.

Jika menemukan nama yang mirip

Kondisi ini membutuhkan analisis lebih hati-hati. Tidak semua kemiripan otomatis berarti permohonan akan ditolak, tetapi kemiripan pada unsur dominan dapat menjadi persoalan.

Karena itu, jangan menggunakan standar sederhana seperti “hurufnya berbeda berarti aman”. Pemeriksaan merek mempertimbangkan merek secara keseluruhan, dengan perhatian pada unsur dominan atau esensial.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Cek Merek

Penelusuran merek terlihat sederhana, tetapi beberapa kesalahan dapat membuat hasilnya kurang akurat.

Hanya mencari nama persis

Pelaku usaha sering berhenti setelah tidak menemukan hasil identik. Padahal, nama yang memiliki kemiripan bunyi atau unsur dominan tetap perlu diperiksa.

Mengabaikan kelas

Nama yang sama dapat muncul pada kategori barang atau jasa yang berbeda. Karena itu, informasi kelas membantu Anda memahami konteks setiap hasil pencarian.

Menganggap merek yang belum terdaftar pasti bebas digunakan

Tidak menemukan merek terdaftar bukan berarti tidak ada permohonan yang sedang berjalan atau tidak ada persoalan hukum lainnya.

Tidak memeriksa logo

Jika Anda ingin mendaftarkan merek dalam bentuk kata dan logo, jangan hanya memeriksa unsur katanya. Unsur visual juga perlu diperhatikan.

Terlambat melakukan penelusuran

Melakukan pengecekan setelah kemasan, domain, papan toko, dan materi promosi selesai justru dapat membuat perubahan identitas menjadi lebih sulit.

Kapan Sebaiknya Melakukan Cek Merek?

Idealnya, penelusuran dilakukan sebelum nama digunakan secara luas.

Anda dapat melakukan pengecekan ketika:

  • Baru menentukan nama bisnis.
  • Sedang memilih nama produk.
  • Akan membuat logo.
  • Akan mencetak kemasan.
  • Akan meluncurkan produk baru.
  • Akan mengajukan pendaftaran merek.
  • Berencana memperluas produk atau kategori bisnis.

Semakin awal Anda menemukan potensi masalah, semakin banyak pilihan yang tersedia untuk melakukan penyesuaian.

Cek Merek Dagang Sebelum Mengajukan Pendaftaran

Pengecekan merupakan bagian dari persiapan, bukan pengganti proses pendaftaran. Setelah menemukan nama yang relatif sesuai, Anda tetap perlu memastikan persyaratan permohonan terpenuhi.

Tahap berikutnya mencakup penentuan kelas, uraian barang atau jasa, dokumen pemohon, serta pemeriksaan terhadap persyaratan hukum lainnya.

Jika Anda ingin memahami proses selanjutnya, baca panduan Pendaftaran Merek: Syarat, Proses, dan Tips agar Tidak Ditolak.

Pemahaman tentang dasar merek juga penting sebelum mengambil keputusan. Anda dapat membaca artikel Merek Dagang: Pengertian, Fungsi, dan Pentingnya bagi Bisnis untuk memahami fungsi merek dan kaitannya dengan perlindungan bisnis.

Sementara itu, kebutuhan perlindungan kekayaan intelektual tidak hanya berkaitan dengan merek. Informasi mengenai layanan Hak Kekayaan Intelektual BrightMinds dapat menjadi referensi jika bisnis memiliki aset intelektual lain yang perlu diperhatikan.

Untuk informasi legalitas bisnis secara lebih luas, Anda juga dapat mengunjungi BrightMinds Legal Business.

Checklist Sebelum Mengajukan Merek

Sebelum melanjutkan ke tahap pendaftaran, gunakan checklist sederhana berikut:

  • Nama merek sudah ditentukan.
  • Variasi penulisan dan bunyi sudah ditelusuri.
  • Merek yang mirip sudah diperiksa.
  • Kelas barang atau jasa sudah ditentukan.
  • Pemilik merek sudah diperiksa pada hasil yang relevan.
  • Status merek yang ditemukan sudah diperhatikan.
  • Unsur logo atau visual sudah ikut dipertimbangkan.
  • Nama memiliki daya pembeda yang memadai.
  • Tidak terdapat alasan hukum yang jelas untuk menghalangi pendaftaran.
  • Data pemohon dan uraian barang atau jasa sudah disiapkan.

Checklist ini membantu Anda menghindari keputusan berdasarkan pencarian nama semata.

Kesimpulan

Cek merek dagang merupakan langkah penting sebelum pelaku usaha menggunakan dan mendaftarkan sebuah identitas secara luas. Penelusuran tidak cukup dengan mencari nama yang persis sama. Periksa pula kemiripan bunyi, unsur dominan, logo, kelas barang atau jasa, pemilik, dan status merek yang ditemukan.

Perlu diingat, hasil pencarian awal bukan jaminan bahwa suatu merek pasti dapat didaftarkan. Pemeriksaan resmi tetap mengikuti prosedur dan ketentuan DJKI. Karena itu, jika hasil penelusuran menunjukkan adanya merek yang mirip atau Anda masih ragu menentukan kelas dan kelayakan merek, lakukan analisis lebih lanjut sebelum mengajukan permohonan.

Dengan persiapan yang lebih matang, Anda dapat mengurangi risiko memilih nama yang kemudian sulit dipertahankan ketika bisnis sudah berkembang.

FAQ Cek Merek Dagang

1. Bagaimana cara mengetahui merek sudah terdaftar atau belum?

Lakukan penelusuran melalui database merek DJKI dengan memasukkan nama yang ingin diperiksa. Selanjutnya, periksa hasil berdasarkan nama, pemilik, kelas, dan status yang tercantum.

2. Apakah tidak menemukan nama yang sama berarti merek aman?

Tidak selalu. Anda tetap perlu mencari variasi nama, bunyi, unsur dominan, dan logo serta memastikan merek memenuhi seluruh persyaratan pendaftaran.

3. Apakah merek yang sama tetapi beda kelas boleh didaftarkan?

Tidak dapat disimpulkan hanya dari perbedaan kelas. Kondisinya bergantung pada karakter merek, barang atau jasa, serta ketentuan hukum yang berlaku, termasuk perlindungan terhadap merek terkenal.

4. Apa yang harus dilakukan jika menemukan merek yang mirip?

Periksa lebih lanjut pemilik, status, kelas, barang atau jasa, serta tingkat kemiripannya. Jika risikonya tinggi, pertimbangkan nama alternatif sebelum melakukan branding lebih jauh.

5. Apakah cek merek sama dengan pendaftaran merek?

Tidak. Cek merek merupakan penelusuran awal untuk mengetahui kondisi merek. Pendaftaran merupakan proses resmi untuk memperoleh perlindungan merek sesuai ketentuan hukum.

Share:

More Posts